Prasasti Tuhanyaru 1323 M: Dyah Makaradhwaja, Sima, dan Jejak Sejarah Majapahit
Prasasti Tuhanyaru bertarikh 1245 Śaka atau 1323 M merupakan salah satu sumber penting untuk memahami pemerintahan Jayanagara dan administrasi Majapahit. Prasasti tembaga yang ditemukan di Sidoteko, Mojokerto, ini mencatat penetapan Tuhanyaru dan Kusambyan sebagai sima serta menyebut Dyah Makaradhwaja dalam konteks pengabdian kepada raja. Kajian ini membahas teks, penanggalan, pejabat kerajaan, batas wilayah, kewajiban sima, ternak, dan formula sumpah berdasarkan sumber epigrafis. Artikel juga menguji secara kritis hubungan Tuhanyaru dengan Badander dan kisah pelarian Jayanagara, sekaligus membedakan fakta yang benar-benar tertulis dalam prasasti dari interpretasi historiografis yang berkembang kemudian dalam penelitian sejarah Majapahit dan kajian epigrafi Jawa Kuno.
PRASASTI
M. Kohar
9/29/20261 min read
