Perang Tahta Jawa Kedua 1719–1723: Krisis Suksesi Kartasura, Perlawanan Para Pangeran, dan Perang Jawa Timur
Perang Tahta Jawa Kedua 1719–1723 bermula dari krisis suksesi setelah wafatnya Pakubuwana I dan berkembang menjadi konflik dinasti yang melibatkan Amangkurat IV, Pangeran Purbaya, Pangeran Blitar, Arya Mataram, Dipanagara, jaringan politik Jawa Timur, serta VOC. Artikel ini menelusuri perubahan konflik dari krisis legitimasi di Kartasura menuju perang yang meluas ke Mataram, Surabaya, Pasuruan, Wono Cramo, dan Capoetran. Pembahasan membedakan fakta dokumen, inferensi, dan hipotesis identifikasi, terutama mengenai Mangkunagara dan Arya Mangkunagara. Peta-peta historis digunakan secara kritis berdasarkan tahun, asal, dan fungsi dokumenternya.
PERISTIWA SEJARAH
M. Kohar
10/1/20261 min read
