Para Penyerang dari Jawa, Serangan Laut ke Champa pada 774 dan 787 M

Pada abad ke-8, pesisir Champa mengalami serangkaian serangan yang datang melalui laut. Prasasti Champa mencatat kehancuran pusat-pusat keagamaan di Kauthāra dan Pāṇḍuraṅga, pengejaran para penyerang oleh Raja Satyavarman, serta pemulihan tempat-tempat suci pada masa para penguasa Champa berikutnya. Peristiwa 774 M dan 787 M menjadi penting karena memperlihatkan penggunaan laut sebagai jalur militer di Asia Tenggara awal. Prasasti Yang Tikuh bahkan menyebut pasukan yang disebut Java datang dengan kapal pada 787 M. Namun, sumber primer tidak memberikan jumlah pasukan, jumlah kapal, maupun nama pemimpin pihak penyerang. Artikel ini menelusuri bagaimana peristiwa tersebut terjadi, siapa tokoh yang dapat diidentifikasi, apa yang menjadi sasaran, bagaimana serangan berlangsung, bagaimana Champa melakukan perlawanan, serta apa hasil dan dampaknya terhadap kehidupan keagamaan dan politik Champa. Setiap keterangan dibedakan antara fakta yang tercatat dalam prasasti, interpretasi sejarah, dan persoalan yang masih diperdebatkan. Padangan.id — Sejarah berdasarkan jejak sumber, bukan sekadar cerita.

PERISTIWA SEJARAH

9/28/20261 min read