Gugurnya Sultan Trenggono di Panarukan Dan Awal Kehancuran Demak

Gugurnya Sultan Trenggono di Panarukan dan Awal Kehancuran Demak mengisahkan salah satu titik balik penting dalam sejarah Jawa pada tahun 1546. Dalam ekspedisi militer Demak ke Jawa Timur, Sultan Trenggono—yang dalam catatan Fernão Mendes Pinto disebut sebagai Raja Demá—gugur di tengah berlangsungnya peperangan. Kematian sang penguasa kemudian memicu krisis kekuasaan, perebutan pengaruh, konflik antarpembesar, dan melemahnya persatuan politik Demak. Catatan Portugis Fernão Mendes Pinto memberikan gambaran tentang perjalanan pasukan Demak, pengepungan, tokoh-tokoh yang terlibat, hingga kematian Raja Demá. Sumber tersebut menggunakan nama Pasuruan, sementara kajian sejarah kemudian mengaitkan medan ekspedisi dengan Panarukan. Karena itu, kisah ini perlu dibaca dengan membedakan antara kesaksian Pinto dan hasil identifikasi historiografis modern.

PERISTIWA SEJARAH

9/25/20261 min read